"الله جميل يحبّ الجمال"

Allah Itu Indah, Mencintai Keindahan

Selasa, 20 Juli 2010

KIAT – KIAT SUKSES DALAM BELAJAR

KIAT – KIAT SUKSES DALAM BELAJAR



1. Pengertian Belajar

a. Membaca Buku

Belajar tentu identik sekali dengan membaca secara Etimulogis belajar ialah suatu usaha untuk memperoleh kepandaian, sedangkan secara terminologis adalah suatu usaha yang di sengaja atau suatu proses perubahan tingkah laku untuk memperoleh kecakapan baru. Dari pengertian belajar tersebut terdapat tiga aspek sebagai berikut

1. Adanya suatu proses (usaha yang di sengaja )

2. Adanya perubahan tingkah laku (dari tidak tau menjadi tau)

3. Adanya kecakapan baru

Membaca adalah merupakan start awal dalam proses pembelajaran seseorang tentang sesuatu hal yang belum di mengerti , di kenal, bahkan hal yang belum ter lihat sebelumnya .maka menjadi sebuah keniscayaan bagi masyarakat, pelajar , pun juga mahasiswa yang dinamis untuk meluangkan waktu bembaca buku , sebagai aktualisasi diri dan allenatore terciptanya kecerdasan , membuka wawasan dan melatih intelektual. Sehingga mempercepat proses terciptanya SDM yang mempunyai Skill profesionalisme yang tinggi . Hal ini di perkokoh oleh satu ayat di antara sekian banyaknya ayat (wahyu ) yang di turunkan oleh Allah kepada nabi Muhammad saw sebagaimana termaktub dalam surat Al-‘alaq yang artinya ,” Bacalah dengan (menyebut ) nama Tuhanmu yang menciptakan.” Ayat ini jelas menjadi argumentasi bahwa Tulis Baca adalah kunci dari Ilmu pengetahuan . di sadari atau tidak dalam kehidupan sehari hari kita selalu berinteraksi dengan bacaan baik itu di sekolah , kampus , di rumah dan saat kita traveling sekalipun . yang fase selanjutnya sejauh mana kita memahami, menghayati dan meresapi apa yang kita baca sehingga bisa membuka pintu jendela dunia.

b. Tela’ah / Review

Telaah / review hampir tidak ada perbedaan yang signifikan dengan membaca dengan terteranya dalam istilah bahasa arab di mana tela’ah di ambil dari kata muthola’ah yang mempunyai arti membaca ( qira’ah ), namun kala mendengar kata tela’ah / review yang ada dalam benak kita adalah mengulang kembali apa apa yang telah di pelajari atau di tulis dan yang telah tersimpan di dalam memory ( otak ).Imam Al – Ghazali berpendapat tentang adanya waktu yang sangat ifesien untuk tela’ah di mana waktu itu menurut beliau lebih efektif dalam mencerna apa yang kita pelajari yang pertama jam 05-00 sampai jam 06-00 dan yang kedua dari jam 18-30 sampai 19-30.

c. Usaha Menjadi Mengerti

Setelah melewati proses membaca dan tela’ah / review tentunya untuk fase selanjutnya seseorang di tuntut untuk paham dan mengerti, di sini intelegensi otak sangat mempengaruhi dalam pemahaman seseorang . ada beberapa hal yang harus di lakukan agar menjadi mengerti di antaranya adalah dengan otodidak ( mengerti dengan sendirinya ) namun teruji kebenarannya hal ini di butuhkan nalar yang tinggi , yang kedua proses diskusi dengan orang lain , cara yang kedua di lakukan apabila cara perdana sudah tidak maksimal.di sini kadang muncul kendala karena pada dasarnya untuk berdiskusi membutuhkan subjek lain yang betul-betul siap, di sebutkan dalam Al-qur’an

Ayat ini mengarahkan kita pada satu pokok penjelasan betapa urgennya bermusyawarah tentang suatu hal yang tidak dapat di pecahkan dengan sendiri,mungkin dengan beberapa asumsi dan opini dari orang lain dapat menemukan problem solving sehingga kita dapat menjadi mengerti dan paham .

2. Sukses Dalam Belajar

a . Mengerti

Mengerti berarti dapat menjelaskan pada orang lain dan mengaplikasikan yang telah di baca dan di pelajari dalam kehidupan sehari hari.ada perbedaan yang signifikan antara hafal dan mengerti walaupun keduanya merupakan dua unsure punya / sinergi yang saling menopang dan tidak dapat di pisahkan .karena untuk mencapai pada tingkatan mengerti kadang individu harus melewati bagian hafal nah di sinilah letak perbedaan dan juga persamaan antara mengerti dan hafal.

b . Bisa Mengerjakan Evaluasi

Setelah melalui beberapa bagian dari belajar , mengulang dan mengerti buah yang dapat kita petik adalah bisa menjelaskan dan mengerjakan soal / problematika dengan maksimal dan sesuai apa yang di harapkan , bisa mengerjakan evaluasi merupakan inti sari dari sebuah proses pembelajaran yang melewati proses mata rantai sebelumnya.

c . Mendapat Nilai Bagus / Pujian

Dua hal yang sangat kontradiktif dan bercampur aduk dalam benak kita , pertama adanya perasaan bangga bisa mengerjakan evaluasi namun di hadapkan pada perasaan harap – harap cemas saat menunggu hasil kerja (evaluasi ) apakah mendapat nilai bagus ataukah sebaliknya , karena mendapat nilai bagus menjadi bukti yang kongkrit keberhasilan belajar , dan juga keberhasilan usaha sukses yang telah teruji keabsahannya hal lain yang di rasakan adalah senang karena mendapat pujian dari guru , orang tua , dan teman .yang tentunya memotifasi seseorang lebih semangat lagi untuk mendapatkan nilai yang lebih bagus.

d . Bertukar Pikiran

Aktifitas lain yang sangat mendorong terhadap sukses belajar adalah bertukar pikiran / shering dengan orang lain karena dengan bertukar pikiran dapat memadukan dua opini berbeda yang akan saling melengkapi satu dengan yang lain dan akan mengokohkan satu masalah yang sebelumnya dirasa belum matang atau belum di kuasai sama sekali pemahamannya .

3. Hal-hal Yang Harus Di lakukan

a . Tekun Belajar

Tekun adalah melakukan sesuatu yang berkesinambungan , tekun belajar meerupakan syarat mutlak untuk meraih hasil maksimal dalam pendidikan yang dapat mengantarkan seseorang pada gerbang keberhasilan dan pencapaian yang di inginkan . karena dengan menekuninya dapat mencairkan hal rumit yang tidak dapat di selesaikan hanya dengan sekali proses belajar.

b . Kreatif

Kreatif adalah membuat ide ide baru yang actual menunjang kesuksesan belajar , serta dinamis menyikapi suasana belajar yang tak hanya diam dalam menerima paparan pendidik, sehingga tercipta kreatifitas yang tinggi untuk meningkatkan produktifitas seorang pelajar di dalam menimba ilmu pengetahuan .

c . Kemauan

Kemauan sama halnya dengan motivasi yang artinya dorongan individu untuk melakukan aktifitas tertentu guna mencapai suatu tujuan. Ada dua macam motif atau motifasi yaitu Intrinsic dan ekstrinsic ( dorongan dari dalam dan dorongan dari luar diri seseorang ) nah motifasi intrinsic inilah yang sangat dominan dalam mengantarkan individu mencapai kesuksesan .dimana ada kemauan di situlah pasti ada jalan keluar , dengan kemauan yang tinggi akan memobilitasi seseorang di dalam mencapai yang di cita-citakan , karena kemauan (spirit) yang kuat merupakan modal utama dan kunci pokok untuk menggapai kesuksesan di segala aspek kehidupan, kemauan menjadi peran yang sangat vital untuk menuju gerbang keberhasilan yang di impikan .

DAFTAR PUSTAKA

Yahya Harun; alih bahasa, Fajariska.2002.Semangat & Gairah. Jakarta : Flobal Cipta Publishing.

Syaikh Muhammad Bin Shaleh Al-Ustsaimin. Semangat bisa bertambah dan berkurang.Daarul-Fikri 2003.

Abdullah Gymnastiar.2003.Mewaspadai tipu daya setan. Daarut Tauhed “MQ”. Bandung.

Harun Nasution. Upaya menghidupkan semangat . Jakarta. UI 1985

Al- Ghazali . Ghiroh. Ihya’Ulumu dhin .

M. Dhiauddin.2001. Konsep Gairah Dalam Masyarakat Jahiliyah : Jakarta . Gema Insani Press.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

mohon ... klo udah baca posting kami, jangan lupaaaaaaaaaaaa kasi komentar yaaa .... n saran konstruktif ....................


thanks yaa atas komentar kaliaaannnnnnnnnnnnnnn !!!!!