"الله جميل يحبّ الجمال"

Allah Itu Indah, Mencintai Keindahan

Jumat, 23 Juli 2010

DEFINISI CINTA, MAKNA DAN HAKIKATNYA

DEFINISI CINTA, MAKNA DAN HAKIKATNYA

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Ekspresi cinta dapat termasuk cinta kepada 'jiwa' atau pikiran, cinta hukum dan organisasi, cinta badan, cinta alam, cinta makanan, cinta uang, cinta belajar, cinta kuasa, cinta keterkenalan, dll. Cinta kasih yang sudah ada perlu selalu dijaga agar dapat dipertahankan keindahannya.

Dalam perjalanan hidup manusia, tidak akan pernah lepas dari yang namanya cinta. Cinta akan selalu ada dalam suatu dimensi yang namanya manusia. Manusia dicipta dengan penuh cinta, dan tanpa cinta manusia tak akan lahir. Manusia diciptakan di jagad bumi mengembangan cinta dari tuhan sebagai khalifah di muka bumi.

Cinta adalah anugerah Allah, ia ada dalam diri setiap manusia, karena itu ia bersifat universal. Ia berkaitan dengan aspek terdalam pada diri manusia, karena itu akal kita tidak akan pernah mampu memahami hakikatnya dengan kata lain, cinta hanya untuk dirasakan bukan untuk dipikirkan. Sulit juga untuk dipungkiri bahwa cinta adalah salah satu kebutuhan hidup manusia yang cukup fundamental.

Manusia adalah mahluk ciptaan Allah yang paling sempurna diantara mahluk lainnya. Mereka diciptakan dengan disertai akal pikiran dan hawa nafsu mereka juga terlahir dalam keadaan fitrah di alas muka bumi ini. Allah juga telah menciptakan manusia secara berpasang-pasangan, laki-laki dan perempuan. Diantara keduanya, Allah memberikan hati yang begitu indah, dipenuhi oleh cinta dan kasih sayang. Manusia juga ada dan terlahir ke dunia ini karena adanya cinta. Manusia sebagai khalifah di bumi mendapatkan amanat sebagai rasa cinta Allah padanya agar mereka menjadi mahluk sosial yang memiliki cinta kasih terhadap sesama.

B. Rumusan Masalah

Rumusan Masalahnya adalah :

1. Apa Definisi Cinta, Makna dan Hakikatnya ?

2. Bagaimana Cinta Kasih Kepada Sesama Manusia ?

3. Apa Kasih Sayang ?

4. Apakah Cinta Yang Hakiki ?

C. Tujuan

1. Untuk Definisi Cinta, Makna dan Hakikatnya.

2. Untuk Cinta Kasih Kepada Sesama Manusia.

3. Untuk Kasih Sayang.

4. Untuk Cinta Yang Hakiki.

D. Manfaat

Manfaat penulisan makalah ini adalah :

1. Agar bisa merasa dan merasakan perasaan orang lain dengan cinta kasih.

2. Sebagai tambahan pembendaharaan karya tulis ilmiah atau sebagai input yang sangat penting tentang temuan ilmiah dan koleksi perpustakaan yang dapat dijadikan referensi pengajaran dan perbandingan.

3. Memberikan kontribusi pemikiran dalam upaya peningkatan metode pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan yang sebenarnya dan dalam mencetak insan kamil dengan segala keterbatasan yang mereka miliki.


BAB II

PEMBAHASAN

A. Definisi Cinta, Makna dan Hakikatnya

Cinta juga bisa berasal dari obsesi untuk mendapatkan sesuatu. Tapi itu bukan cinta, ia hanyalah alat untuk mendapatkan objek itu. Kata ”Cinta” mempunyai makna yang universal. Setiap insan mempunyai tanggapan sendiri tentang arti cinta. Dan setiap insan juga punya cara sendiri untuk mencintai.

Apa arti cinta itu sebenarnya? Cinta adalah sebuah ungkapan rasa sayang dan simpati kita kepada seseorang. Kata cinta juga diberikan dari kita kepada Sang Pencipta, sebagai tanda kalau kita amat membutuhkan dan menyanjungnya. Rasa cinta yang kita berikan menunjukkan bahwasanya kita sangat menyukainya dan ingin bersamanya. Kecemburuan sering terjadi jika seseorang yang kita cintai bersama oranglain. Itulah cinta, satu nama seribu makna

Cinta adalah sebuah perasaan yang ingin membagi bersama atau sebuah perasaan afeksi terhadap seseorang. Pendapat lainnya, cinta adalah sebuah aksi/kegiatan aktif yang dilakukan manusia terhadap objek lain, berupa pengorbanan diri, empati, perhatian, memberikan kasih sayang, membantu, menuruti perkataan, mengikuti, patuh, dan mau melakukan apapun yang diinginkan objek tersebut.

B. Cinta Kasih Kepada Sesama Manusia

Cinta kepada sesama adalah perasaan simpati yang melibatkan emosi yang mendalam Menurut Erich Fromm, ada empat syarat untuk mewujudkan cinta kasih, yaitu:

1. Knowledge (pengenalan)

2. Responsibilty (tanggung jawab)

3. Care (perhatian)

4. Respect (saling menghormati)

Cinta berada di seluruh semua kebudayaan manusia. Oleh karena perbedaan kebudayaan ini, maka pendefinisian dari cinta pun sulit ditetapkan..

Para pakar telah mendefinisikan dan memilah-milah istilah ini yang pengertiannya sangat rumit. Antara lain mereka membedakan cinta terhadap sesama manusia dan yang terkait dengannya menkadi:

1. Cinta terhadap keluarga

2. Cinta terhadap teman-teman, atau philia

3. Cinta yang romantis atau juga disebut asmara

4. Cinta yang hanya merupakan hawa nafsu atau cinta eros

5. Cinta sesama atau juga disebut kasih sayang atau agape

6. Cinta dirinya sendiri, yang disebut narsisme

7. Cinta akan sebuah konsep tertentu

8. Cinta akan negaranya atau patriotisme

9. Cinta akan bangsa atau nasionalisme

Cinta antar pribadi manusia menunjuk kepada cinta antara manusia mempunyai beberapa undur yang sering ada dalam cinta antar pribadi tersebut yaitu

a) Afeksi: menghargai orang lain

Kita sebagai mahluk ciptaan Allah, sangat membutuhkan bantuan orang lain. Manusia satu dengan lainnya merupakan mahluk social. Jika ada salah satu keluarga maupun kerabat jauh yang ditimpa musibah, kita manusai yang mempunyai cinta hendaknya mengeluarkan tangan demi membantu meringankan beban mereka selama ini, pergunakanlah cinta kita dengan sebaik-baiknya perbuatan.

b) Ikatan: memuaskan kebutuhan emosi dasar

c) Altruisme: perhatian non-egois kepada orang lain

d) Reciprocation: cinta yang saling menguntungkan

e) Commitment: keinginan untuk mengabadikan cinta

f) Keintiman emosional: berbagia emosi dan rasa

g) Kinship: ikatan keluarga

h) Passion: nafsu seksual

i) Physical intimacy: berbagi kehidupan erat satu sama lain

j) Self-interest: cinta yang mengharapkan imbalan pribadi

k) Service: keinginan untuk membantu

C. Kasih Sayang

Kasih sayang, dan cinta merupakan milik semua orang. Manifestasi dari kasih sayang dan cinta dapat menciptakan lingkungan yang tenteram. Karena setiap individu menyadari makna yang paling hakiki dari rasa kasih sayang dan cinta. Dengan kasih sayang kita akan selalu menghargai karya orang lain.

Dengan cinta kita selalu menjaga lingkungan yang harmonis. Lingkungan yang harmonis berarti lingkungan yang berimbang dan jauh dari perusakan. Kemesraan merupakan perwujudan kasih sayang yang mendalam. Kemesraan dapat menimbulkan daya kreativitas manusia, yang berwujud bentuk seni. Bentuk seni dapat berbentuk seni rupa, seni pahat, seni sastra, seni suara. Pemujaan merupakan perwujudan cinta manusia kepada Tuhan. Kecintaan kepada Tuhan ini oleh manusia di antaranya diwujudkan dalam bentuk-bentuk pemujaan atau yang lebih kita kenal sebagai tempat beribadah.

Menurut Mery Lutyens, bahwa kasih saying adalah factual, bukan sentimental yang mengandung emosional yang dapat ditangisi kepergiannya maupun kedatangannya. Memiliki kasih sayang berarti memiliki simpatik, ia bebas dari rasa takut, paksaan dan kewibawaan serta tindakan akal budi pada diri sendiri. Dalam kasih saying, sadar atau tidak sadar dari masing-masing pihak dituntut “tanggung jawab”, “pengorbanan”, “kejujuran”, “pengertian”, dan “keterbukaan” sehingga keduanya merupakan kesatuan yang bulat dan utuh.

D. Cinta Yang Hakiki

Dalam bercinta manusia tidak pernah memperhatikan keindahan dan keberadaannya. Mereka hanya menggunakan hawa nafsunya yang menggebu-gebu demi mendapatkan seseorang yang mereka sayangi.

Sebenarnya cinta sejati itu hanyalah cinta kita pada Allah, karena pusat cinta adalah rasa hormat dan sayang kita kepada-Nya. Cinta yang hakiki adalah cinta abadi yang kita berikan pada seseorang dengan tulus dan penuh rasa sayang serta mengharap ridho-Nya. Cinta hakiki tidak pernah mengenal status dan tidak memandang fisik, cinta kekal adalah cinta yang datangnya dari lubuk hati yang terdalam.

BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan

Cinta kasih adalah perasaan suka kepada seseorang yang disertai dengan belas kasih dan kemesraan. Cinta merupakan sikap dasar ideal yang memungkinkan dimensi sosial manusia menemukan bentuknya yang khas manusiawi.

Cinta atau lebih dekatnya kasih sayang adalah bagian yang tak terpisahkan dari makhluk hidup, khususnya manusia. Rasa cinta merupakan penjelmaan dari naluri saling mencintai. Cinta kepada ayah ibu, kakak, adik, kakek, nenek, teman, dan sesame manusia adalah manifestasi dari gharizah nau’. Jadi intinya, jatuh cinta adalah sesuatu yang boleh dan bersifat fitrawi.

Cinta adalah sebuah perasaan yang ingin membagi bersama atau sebuah perasaan afeksi terhadap seseorang. Pendapat lainnya, cinta adalah sebuah aksi/kegiatan aktif yang dilakukan manusia terhadap objek lain, berupa pengorbanan diri, empati, perhatian, memberikan kasih sayang, membantu, menuruti perkataan, mengikuti, patuh, dan mau melakukan apapun yang diinginkan objek tersebut.

B. Kritik dan Saran

Demikianlah makalah yang kami buat, dan kami sadar karena keterbatasan pada diri kami, maka kami berhadap saran dan kritik yang membangun dari para pembaca demi kesempurnaan makalah ini. Atas segala saran dan yang diberikan kepada kami selaku penyusun mengucapkan terima kasih.

DAFTAR PUSTAKA

Al-Jauzi, Syaikh Ibn Al-Qayyim. Mengapa ada cinta. Jakarta : Abla Publisher. 2004

Mawardi, Nur Hidyati. Ilmu Alamiah Dasar, Ilmu Sosial Dasar, Ilmu Budaya Dasar. Bandung : Pustaka Setia. 2007.

Tri Prasetya, Joko. Ilmu Budaya Dasar. Jakarta : Rineka Cipta. 2004

Said, Muhammad. 101 Hadits Tentang Budi Luhur. Bandung: PT. Al-Ma'arif, 1986.

Fesaphile. Manusia dan Cinta Kasih. Fesas. Blogspot.com, 28 Oktober 2008.

Wikiquote. Cinta Kasih, Wikiquote.co.id, 28 Oktober 2008

Deteksi, 2008. Pilih Teman atau Pacar. Surabaya: Jawa Pos, Edisi 05 Agustus 2008

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

mohon ... klo udah baca posting kami, jangan lupaaaaaaaaaaaa kasi komentar yaaa .... n saran konstruktif ....................


thanks yaa atas komentar kaliaaannnnnnnnnnnnnnn !!!!!