"الله جميل يحبّ الجمال"

Allah Itu Indah, Mencintai Keindahan

Sabtu, 30 Mei 2009

SEJARAH PERADABAN ISLAM

SINOPSIS
SEJARAH PERADABAN ISLAM
Oleh :
Syamsul Hadi
210612243

Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Intelektual
Pada Masa Pemerintahan Bani Umayyah di Spanyol

Islam masuk ke cordoba pada tahun 711 dengan merebut kekuasaan dari Goth Barat, yakni kekaisaran Visigoth (419-711). Ketika itu Tariq bin Ziad melakukan ekspansi ke Spanyol atas perintah Musa bin Nusair, gubernur Afrika Utara ketika itu, di bawah pemerintahan Walid bin Abdul Malik atau Al-Walid I (705-715) dari Dinasti Umayyah yang berkedudukan di Damascus. Tariq dengan mudah menguasai wilayah-wilayah Spanyol seperti Toledo, Sevilla, Malaga, Elvira, dan Cordoba.
Selama pemerintahan Umayyah masih di Damascus (661-750), Toledo dijadikan sebagai ibu kota Spanyol. Setelah Dinasti Umayyah ditumbangkan Abbasiyah (750-1258) yang memindahkan ibu kota dari Damascus ke Baghdad, Dinasti Umayyah membangun kekuasaan di Spanyol dengan nama Daulah Umayyah (756-1031) dan menjadikan Cordoba sebagai ibu kota di bawah pemerintahan Abdurrahman Ad-Dakhil (Abdurrahman I), yang memerintah tahun 756-788. sejak itu Cordoba mulai melangkah maju.
Cordoba memasuki puncak kejayaan di bawah pemerintahan Abdurrahman III (912-961) dan Al-Hakam II (961-976). Kemajuan tersebut dapat dilihat dalam berbagai bidang, antara lain bidang pendidikan, ilmu pengetahuan, dan intelektual. Pada saat itu islam di Cordoba telah memiliki Universitas Cordoba yang tersohor dan menjadi kebanggaan umat islam, salah satu Universitas dunia yang terpercaya dan berhasil menarik para mahasiswa dari dekat dan jauh, termasuk banyak mahasiswa Kristen dari Eropa. Al-Hakam juga mendirikan 27 sekolah swasta di Cordoba. Di samping itu terdapat pula 70 perpustakaan dan sejumlah toko buku. Di belahan timur kota itu terdapat 170 orang wanita yang berprofesi sebagai penulis kitab suci Al-Qur’an dengan huruf Kufi yang indah. Ada 80 sekolah, tempat anak-anak fakir miskin belajar secara gratis.
Jasa umat islam Cordoba dalam pengembangan intelektual dan berbagai penelitian ilmiah tidak hanya berguna bagi islam di Timur, tetapi juga bagi seluruh anak manusia. Cordoba merupakan pusat intelektual di Eropa dengan perguruan-perguruan yang amat terkenal dalam bidak kedokteran, matematika, filsafat, kesusastraan, dan musik serta penyalinan naskah-naskah Yunani dan Latin secara luas. Dari tempat ini lahir sejumlah ilmuwan dan filusuf-filusuf besar seperti Ibnu Rusyd, Ibnu Tufail (seorang filusuf dan tabib, hidup sekitar tahun 1100-1185), dan Ibnu Bajjah.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

mohon ... klo udah baca posting kami, jangan lupaaaaaaaaaaaa kasi komentar yaaa .... n saran konstruktif ....................


thanks yaa atas komentar kaliaaannnnnnnnnnnnnnn !!!!!